Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB | AUD/USD |DOLLAR

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral Australia) yang menunjukkan keraguan yang semakin besar bahwa kebijakan moneter Australia tetap cukup ketat. Hal ini memperkuat ekspektasi bahwa Bank Sentral Australia (RBA) akan menaikkan suku bunga pada Februari 2026.

Inflasi Australia tercatat naik menjadi 3,8% pada Oktober 2025, sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 3,6%, dan tetap di atas target RBA yang berada di kisaran 2-3%. Kenaikan ini memperkuat perkiraan pasar bahwa RBA akan melakukan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut, dengan banyak analis memperkirakan suku bunga akan naik menjadi 3,85% pada pertemuan pertama RBA di tahun 2026.

Sementara itu, Dolar AS melemah karena ekspektasi pasar semakin meningkat bahwa Federal Reserve akan melakukan dua pemotongan suku bunga pada 2026. Hal ini semakin diperkuat oleh seruan Presiden Donald Trump untuk menurunkan biaya pinjaman, yang semakin menambah tekanan pada Dolar AS.

Pergerakan AUD/USD menunjukkan bahwa pasar semakin memperhitungkan kemungkinan suku bunga yang lebih tinggi di Australia, sementara pasar AS menghadapi kemungkinan penurunan suku bunga yang akan memengaruhi daya tarik Dolar AS. Kenaikan AUD ini menunjukkan bahwa investor melihat Australia sebagai tujuan yang lebih menguntungkan dalam konteks kebijakan moneter global.

Dengan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh RBA yang semakin kuat, Dolar Australia diperkirakan akan terus mendapatkan dukungan dalam jangka pendek. Sementara itu, fokus pasar akan tetap pada kebijakan Fed dan Trump yang terus memberi tekanan pada kebijakan moneter AS.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

Aussie Ngegas, RBA Makin Galak?...
Wednesday, 26 November 2025 10:50 WIB

Dolar Australia menguat ke kisaran US$0,65 pada Rabu(26/11), menyentuh level tertinggi dalam satu minggu. Penguatan ini terjadi setelah data inflasi keluar lebih tinggi dari perkiraan, sehingga pasar ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS